728x90 AdSpace

Artikel Terbaru

HANBOK





Rakyat Korea menenun kain dengan rami dan tanaman ararut (arrowroot) serta beternak ulat sutera untuk menghasilkan kain sutera

Pada jaman Tiga Kerajaan, laki-laki memakai Jeogori (semacam jas), Baji (celana panjang), dan Durumagi (mantel luar) dengan topi, ikat pinggang, dan sepasang sepatu.
Para wanita memakai Jeogori (semacam jas pendek) dengan dua pita panjang diikat untuk membentuk otgoreum (simpul), rok panjang dari pinggang sampai ke bawah yang menutupi sekeliling tubuh bernama Chima, sebuah Durumagi, Beoseon (kaos kaki katun warnaputih), dan sepatu berbentuk seperti perahu.

Pakaian ini, dikenal dengan nama Hanbok, telah diturunkan selama ratusan tahun dengan bentuk yang hampir tidak pernah berubah baik untuk laki-laki maupun perempuan, kecuali dalam hal panjang Jeogori dan Chima.

Pakaian gaya Barat mulai dijual di Korea pada Perang Korea (1950 –53), dan pada masa proses industrialisasi yang berlangsung cepat di era 1960-an dan 1970-an, terjadi penurunan penggunaan Hanbok karena dianggap kurang tepat digunakan untuk keperluan santai. Namun, akhir-akhir ini para pecinta Hanbok telah berkampanye demi menghidupkan kembali Hanbok dan memperbaiki modelnya supaya lebih sesuai untuk dipakai dalam lingkungan modern.

Beberapa warga Korea masih memakai pakaian tradisional Hanbok namun hanya terbatas pada hari-hari besar tertentu seperti Seollal dan Chuseok, serta pada pesta-pesta keluarga seperti Hwangap, perayaan ketika orangtua memasuki usia 60 tahun.


Buat Anda yang ingin berphoto dengan Hanbok datang saja ke Suwon Center Jakarta
GRATIS..!











SUWON CENTER JAKARTA
jl.jatimakmur raya no.7
Ruko pesona TMII blok NO.6 pondok gede bekasi 17413
phone :021.29363262 - 021.96550977 pax.021.29362262
mobile :082110149177 - WhatsApp.087775483967 Pin.29DB42F6
E-mail : suwonjakarta@gmail.comLihat Selengkapnya
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: HANBOK Rating: 5 Reviewed By: Suwon center jakarta